Menanyakan Beban Pagi dan Puisi Lainnya

salman aristo

1 min read

Satu Jahitan Lagi

Benang yang kau basahi dengan bibir
belum juga masuk ke lubang jarum.
Satu kancing lepas, katamu.
Lalu bajuku di pangkuanmu.

Kau menepuk tempat di sisimu.
Aku duduk.
Jarum itu pergi dan pulang
melalui bekas tusukannya.

Di luar, mesin mobil menyala.
Kau menambah satu jahitan.
Kau menggigit putus benangnya.
Kupakai lagi bajuku.

Kancing itu sudah pada tempatnya.
Tanganmu masih di dadaku.

–

Menanyakan Beban Pagi

Di halte, seseorang memindahkan tas
dari bahu kiri ke bahu kanan.
Sepatu-sepatu menghadap jalan.
Langit berwarna air cucian.

Di bahunya tertinggal lekuk tali,
segaris merah yang tak ikut pindah.
Ia merapikan kerah,
menutupi pagi

yang paling dekat dengan tubuhnya.
Ia menghitung uang pas,
meratakan lipatan dengan ibu jari.
Sekeping menggelinding ke bawah bangku.

Kami membungkuk bersamaan.
Tangannya lebih dulu sampai.
Bus membawa mereka.
Pada kaca belakang, langit bergetar.

–

Membilas Rambutmu

Air berhenti
ketika rambutmu penuh busa.
Kau memanggilku
dengan kedua mata terpejam.

Kubawa ember dari dapur.
Kau berjongkok.
Air kutuang
di ubun-ubunmu.

Kusisir rambutmu
dengan kelima jari.
Busa turun
melewati buku-buku jariku.

Kau menegakkan kepala.
Setitik air
membesarkan tahi lalat
di dekat bibirmu.

–

Satu Kata yang Salah

Kau menyalin kalimat
dari papan tulis.
Huruf-hurufmu
saling berdesakan.

Pensilmu patah.
Serutannya kautampung
di telapak tangan,
lalu kautuang ke saku.

Aku menunjuk satu kata.
Kau menghapusnya
sampai kertas
mulai berbulu.

Kuambil penggaris
dari atas buku.
Kedua tanganmu
masuk ke bawah meja.

–

Besok Kupindahkan

Biji mangga tumbuh
dalam kaleng bekas cat.
Setiap daun baru
kucatat pada kalender.

Besok kupindahkan.
Kaleng berkarat
di ambang dapur.
Akarnya sampai ke lubang air.

Kaleng kugunting
dari bibir sampai ke dasar.
Tanah rontok.
Akar tetap melingkar.

Di kebun sudah kugali
lubang yang lebih lebar.
Pohon kecil itu kuturunkan
bersama bentuk kalengnya.

*****

Editor: Moch Aldy MA

salman aristo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email