Baca tulisan saya lainnya di akun Medium: tantridp

Dalam Rahim Ibu dan Puisi Lainnya

Tantri DP

52 sec read

Dalam Rahim Ibu

Aku bertanya kepada Ibu
mengapa ia mengembalikanku ke dalam rahim
katanya, “nanti dulu, Nak, dunia begitu kejam.”
aku menuntut dengan tangis,
tapi Ibu hanya diam

Orang-orang sibuk bertanya
soal waktu kepada Ibu
Ia hanya bisa menyuguhkan alasan
katanya, “Dia akan hadir di waktu yang terbaik.”

Saat sunyi,
Ibu menatap bayangannya sendiri,
wajahnya membungkus kesedihan,
senyumnya menyiratkan kebohongan,
bibirnya merapalkan harapan,
“Ibu akan melindungimu,
bahkan sebelum kamu terlahir.”

Cerita-Cerita yang Belum Usai

Tentang malam-malam yang panjang,
aku melepas cemas dalam lalu lalang kendaraan,
dalam tubuh yang dibalut penyesalan,
akan hari-hari yang berisi janji,
yang kuulang setiap hari,
dan aku khianati berkali-kali

Tuhan mungkin sudah bosan,
melihatku menuang dosa,
tanpa pernah malu
menuntut-Nya dengan rapalan doa,
terburu-buru ingin segera sampai

Aku terbangun saat langit bertabur bintang,
dan bulan bersinar terang,
mataku terasa berat,
tapi aku teringat,
ada cerita-cerita yang belum usai
dan Tuhan tidak pernah bosan
mendengarkanku bercerita

Di Antara Riuh dan Senja

Di tengah riuh dan bisingnya Jakarta,
Tuhan memberikan hadiah sepotong senja
katanya, senja bukan hanya untuk para pujangga
tapi, untuk siapa saja yang menyimpan rindu dalam dada

Seperti sore itu,
langit menghadirkan senja dari celah menara,
pekerja melambatkan langkah,
pak tua mengulum senyum malu-malu,
anak muda menyimpan senja dalam layar

Aku menatap mereka yang menikmati senja
Menebak-nebak seberapa besar ia dapat mengobati luka,
meringankan beban di pundak,
atau sedikit menorehkan bahagia,

Tanpa aku sadari,
Aku mengambil sedikit potongan senja,
untuk menemaniku pulang,
kuselipkan diam-diam di sudut jiwa.

*****

Editor: Moch Aldy MA

Tantri DP
Tantri DP Baca tulisan saya lainnya di akun Medium: tantridp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email