Terbaru

Kepada Ibu dan Puisi Lainnya

ANJING-ANJING anjing-anjing di langit hitam menari-nari tubuhnya pucat seperti terbuat dari sebagian api putih jatuh satu per satu bagai...
Muhammad Syahroni Muhammad Syahroni
44 sec read

Doa yang Panjang Sekali dan Puisi Lainnya

Doa yang Panjang Sekali aku berdoa panjang sekali. kalimatnya runtut, tata bahasanya rapi. tapi langit tetap bening, tak ada...
Salman Alade Salman Alade
1 min read

Budak Tanpa Tuan: Mengapa Kita Mengeksploitasi Diri Sendiri?

“Kita hidup di zaman yang menjunjung tinggi akan kebebasan. Semua orang didorong untuk tampil, berbicara, dan bekerja tanpa henti....
Lalu Rifki Rahman Lalu Rifki Rahman
4 min read

Defisit Diskursus dalam Ekosistem Fotografi di Indonesia

Industrialisasi teknologi kamera telah melahirkan sebuah paradoks yang ganas. Demokratisasi alat, misalnya kemunculan kamera saku yang mudah dibawa dan...
Muhammad A. Mestika Muhammad A. Mestika
3 min read

Geliat Simfoni Pinggiran Melumat Hegemoni Pusat

Coba tutup mata kalian sejenak. Bayangkan kita melompat sedikit ke masa depan, mendarat di kantin sekolah pada jam istirahat...
Antonius Harya Febru Widodo Antonius Harya Febru Widodo
5 min read

Kau Terjemahkan Malam dan Puisi Lainnya

Kau Terjemahkan Malam Kau terjemahkan malam dengan tubuhmu Angin menelanjangimu dan bintang-bintang merekah di puting payudaramu yang takkan selesai...
Zajima Zan Zajima Zan
1 min read

 

Why Okky Madasari’s Novels Matter More Than Ever Under Prabowo Subianto

Indonesia likes to describe itself as one of the world’s democratic success stories. Since the fall of Suharto in 1998, the country has...
Moch Aldy MA Moch Aldy MA
3 min read

 

 

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email