Terbaru

Doa yang Panjang Sekali dan Puisi Lainnya

Doa yang Panjang Sekali aku berdoa panjang sekali. kalimatnya runtut, tata bahasanya rapi. tapi langit tetap bening, tak ada...
Salman Alade Salman Alade
1 min read

Budak Tanpa Tuan: Mengapa Kita Mengeksploitasi Diri Sendiri?

“Kita hidup di zaman yang menjunjung tinggi akan kebebasan. Semua orang didorong untuk tampil, berbicara, dan bekerja tanpa henti....
Lalu Rifki Rahman Lalu Rifki Rahman
4 min read

Defisit Diskursus dalam Ekosistem Fotografi di Indonesia

Industrialisasi teknologi kamera telah melahirkan sebuah paradoks yang ganas. Demokratisasi alat, misalnya kemunculan kamera saku yang mudah dibawa dan...
Muhammad A. Mestika Muhammad A. Mestika
3 min read

Geliat Simfoni Pinggiran Melumat Hegemoni Pusat

Coba tutup mata kalian sejenak. Bayangkan kita melompat sedikit ke masa depan, mendarat di kantin sekolah pada jam istirahat...
Antonius Harya Febru Widodo Antonius Harya Febru Widodo
5 min read

Kau Terjemahkan Malam dan Puisi Lainnya

Kau Terjemahkan Malam Kau terjemahkan malam dengan tubuhmu Angin menelanjangimu dan bintang-bintang merekah di puting payudaramu yang takkan selesai...
Zajima Zan Zajima Zan
1 min read

Editorial: A Contract Teacher, Billion-Rupiah Elites and the Crisis of Justice

Muhammad Hisabul Huda is just trying to survive the harsh reality of life and feed his family. As a...
Editorial Omong-Omong Editorial Omong-Omong
4 min read

 

Editorial: A Contract Teacher, Billion-Rupiah Elites and the Crisis of Justice

Muhammad Hisabul Huda is just trying to survive the harsh reality of life and feed his family. As a contract or freelance teacher...
Editorial Omong-Omong Editorial Omong-Omong
4 min read

 

 

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email