Terbaik-Terbaik dari 30 Tahun Dewa 19

Djoko Santoso

3 min read

Baca dulu: 30 Tahun Dewa 19, Mengapa Masih Laku?

Dewa 19 memiliki banyak hits yang masing-masing memiliki corak musiknya sendiri. Terlebih sudah beberapa kali ganti personel, baik ganti vokalis atau ganti drummer. Tentu hal ini sedikit banyak memberi sentuhan musik yang berbeda. Apa saja lagu Dewa 19 yang bagus? Disclaimer dulu, tentu lima lagu berikut bersifat subyektif. Sangat tergantung dari sudut pandang saya. Urutan lima lagu ini bukan dari terbaik, tetapi urut dari waktu rilis albumnya. Berikut lima lagu Dewa 19 pilihan saya.

Baca Editorial tentang Beatles: Yoko Effect

Cukup Siti Nurbaya

Lagu ini ada di album ke-3 berjudul Terbaik Terbaik. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa album ini memang album terbaik dari Dewa 19. Konon lirik di lagu ini inspirasinya adalah nasib Ahmad Dhani sendiri. Yang sempat ditolak calon mertuanya. Lirik lagu ini berisi gugatan dari seorang manusia yang tak diijinkan menikahi seorang wanita, yang konon kabarnya terbentur masalah harta dan tahta.

Lagu Cukup Siti Nurbaya ini unik. Dimulai dari pengambilan judulnya yang cukup jarang dipakai. Sebagaimana kita tahu Siti Nurbaya merupakan nama salah satu tokoh dari novel Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli. Menceritakan tentang pemaksaan jodoh oleh orang tuanya. Hal ini sepertinya yang juga ditentang oleh Ahmad Dhani dalam liriknya.

Musik Cukup Siti Nurbaya begitu megah dengan balutan rock yang kental. Konon Ari Lasso sebagai pengisi vokalnya bercerita bahwa lagu ini merupakan salah satu lagu yang sulit penggarapannya. Dengan jenis notasi dan teknik vokal semacam itu cukup menyulitkan vokalis yang terbiasa dengan notasi manis ini. Bahkan dia sempat jengkel pada Ahmad Dhani ketika rekaman karena disuruh mendengar berbagai referensi musik yang rumit. Mood musik dan lagu Cukup Siti Nurbaya meniru lagu Right Now-nya Van Halen. Coba deh kalian dengar, ada kemiripan tentunya dalam hal mood lagu.

Eh iya, penggarapan album Terbaik Terbaik dibantu banyak co-produser. Salah satunya yaitu Lilo gitaris Kla Project. Pantas aja albumnya “terbaik” lha wong yang ikut memproduksi adalah orang-orang kawakan di dunia musik. Kla Project memang jadi salah satu band Indonesia favorit Ahmad Dhani setelah Slank.

Roman Picisan

Lagu terberat namun terlaris ini memiliki keunikan sendiri. Dari penulisan lirik Ahmad Dhani membutuhkan waktu 2 minggu, waktu yang paling lama dalam penulisan satu buah lirik lagu. Anehnya waktu yang cukup lama ini malah menghasilkan kejanggalan diksi. Sepertinya Ahmad Dhani gagal paham memakai kosakata “busur panah”. Bukankah seharusnya kata yang tepat yaitu anak panah. Busur panah kan alat peluncurnya, kok dilepaskan ke jantung hatiku?

Musik Roman Picisan tentu menjadi salah satu musik termegah dan terkhidmat. Dengan balutan string section menjadikan musiknya lebih berisi. Terlebih dengan notasi yang cukup aneh. Nada awal dengan progresi minor kemudian berubah menjadi mayor ketika masuk chorusnya. Konon katanya progresi kayak gitu terispirasi dari lagu Bryan Adams berjudul Have You Ever Really Loved A Woman. Katanya sih begitu. Kayaknya iya emang gitu sih.

Solo gitar di tengah lagu ini dibilang Andra Ramadhan sebagai solo gitarnya yang paling bagus. Kata dia lho ya. Masak nggak percaya. Kenapa unik? Karena banyak perpindahan chordnya. Jadi agak susah katanya.

Baca juga Yang Diingat dan Dilupakan: Tahun Baru dan Sebuah Lagu

Risalah Hati

Lagu ini secara musik biasa saja kayak lagu-lagu Dewa 19 yang lainnya. Dengan tema cinta tetap pada pakem musik seperti biasanya. Yang unik dari lagu ini adalah liriknya. Kok bisa ya orang bisa membuat jatuh cinta meski dia tak cinta.

Aku bisa membuatmu

Jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta kepadaku

Lho kok malah nyanyi? Bayangkan kita sedang nonton konser Dewa 19 sambil nyanyi teriak kenceng. Biasanya lagu ini selalu dibawain.

Pangeran Cinta

Lagu yang menjadi single andalan di album Laskar Cinta ini memberi warna baru bagi Dewa 19. Walaupun sempat mendapat protes tentang cover albumnya yang bertuliskan lafaz Allah. Lagu dengan nuansa rock modern dengan sentuhan squencer ini memberi warna baru di musik Dewa 19 maupun musik rock Indonesia. Dengan menggabungkan dua vokal Ahmad Dhani dan Once Mekel tentu menjadi hal baru di musik Dewa 19.

Bercerita tentang waktu yang terus berlalu. Dan semua yang ada akan berakhir, kecuali cinta dari Sang Pangeran Cinta. Sepertinya di lagu ini Ahmad Dhani (masih) mengagungkan kekuatan cinta. Yakni kekuatan keabadian cinta yang tak akan lekang dimakan zaman.

Bukan Cinta Manusia Biasa

Lagu ini yang dibilang Ahmad Dhani sebagai lagu terbaik, lirik terbaik, aransemen terbaik, video klip terbaik dari Dewa 19. Tapi menjadi lagu paling tidak laku. Kenapa lagu ini tidak laku? Karena selera musik orang Indonesia menurun (begitu ujar Ahmad Dhani).

Lagu Bukan Cinta Manusia Biasa bagi orang awam emang rada sulit mencernanya. Butuh perenungan dan pemahaman musik dan lirik yang agak mendalam ketika mendengarnya. Musik elegan yang dibalut riff piano yang kuat kadang menjadikan pendengar awam kesulitan mencerna. Dari segi lirik juga sama susahnya. Kalau dibandingkan dengan lirik Dewa 19 lainnya, Bukan Cinta Manusia Biasa memiliki lirik yang lumayan ringkas. Cuma dua verse dan satu chorus. Tidak seperti lirik lainnya yang cenderung lengkap: verse 1, verse 2, pre chorus, chorus, dan bridge.

Lagu yang sering disebut sebagai lagu sophisticated ini bercerita tentang cinta sejati yang tak berharap balas. Cinta tanpa balas hanya ada pada cinta orang tua kapada anaknya.

Ku tetap mencintaimu masih. Meski kau tak cinta aku. Ku tetap merindukan. Meski kau tak pernah merasa sedikitpun untuk merindukan aku. Uuuuh, jadi sedih 🙁

Djoko Santoso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email.