Penulis, Editor, dan Pedagang Buku. Punya akun Instagram namanya @ahm_soleh.

Bila Hidup di Negeri Dangdingdong

Ahmad Soleh

1 min read

Bila Hidup di Negeri Dangdingdong

di sana sulit tak mencaci
berlaku adil dimusuhi
berkata jujur ditertawai
para pembohong lincah menari
para pemodal asyik berkongsi
merangkul elite yang nguntungi kantong sendiri

para pejabat santuy korupsi
meski harus nginap di bui
tenang hukum bisa dibeli
dengan sedikit sopan, kurangi masa tahanan

para anggota dewan sibuk merangkai mimpi
belum apa-apa, baliho membentang (membanteng) di sana-sini
dikepak-kepakkan sayapnya agar makin popular
maklum, makin trending makin mem-branding

tapi kita tak perlu terlalu risih
kalau ada apa-apa toh dia lagi-dia lagi
segala urusan sudah dapat ditangani
kita sih cuma numpang haha-hihi
mau geli, eh tapi kok ya ngeri

di negeri dangdingdong
kita cuma bisa ngopi
sambil sedikit nyanyi-nyanyi:
apa apa apanya dong
apanya dong
apanya dong
dangdingdong…

ya, sekadar buat menghibur diri.

Depok, Februari 2022

 

Tanpa Tanda Tanya

matahari mentereng
menyinari tiap keping wajah
orang-orang berhamburan
mencari apalah entah

mobil-mobil bergerak
memacu jalan dengan lekas
hendak ke mana
kita menuju apa

di dinding jalan
tampak tulisan besar
“siapa pembunuh yusuf”
“siapa membunuh randi”
tanpa tanda tanya

hendak kubawa cat semprot
lalu berdiri di hadapan dinding itu
di sana akan kububuhkan
tanda tanya besar;
tanda jasa besar.

Kendari, 22 Oktober 2021

 

Dongeng (Jelang) 2024

dongeng sebelum tidur
o, tidak

cerita fiktif
o, bukan

hoaks
o, tak begitu rsepertinya

tipudaya
o, mendekati

basa-basi
o, rasanya karib sekali

janji kampanye
o, halah nasibmu nahas

sudah mau pemilu lagi
ya, yuk lah gas!

Jakarta, 2021

 

Nyanyian (di) Kamar Mandi

dibasuh ujung kepala
hingga ujung kuku kaki
semua lantis
dipeluk gerimis

dari gayung tua
yang berlumut
berlumur pahala
ya, sebab ia
telah mengantar kami
saban hari mandi wajib
membawakan air wudhu
ke bagian tubuh kami yang layu
keriput, tak lagi sekal
tiap tetesnya
jadi penggugur noda

mandi, pergi menziarahi
noda-noda pada tubuh
sela-sela telinga
lipatan perut
tepi selangkangan
daki-daki mengerak
bagian mana pada manusia
yang luput dari dosa?
tak ada, bukan?

mandi dengan siraman rohani
jiwa segar kembali
badan bersih lagi

kami (sungguh) suka bernyanyi
dengan gayung tua ini
suara kami memantul sunyi
di bilik kamar mandi

yang sepi
kian hening
gigil jadi merinding.

Depok, Oktober 2021

 

Sunyi-sunyiku Itu Aku

sebagian orang
sibuk hura-hura
sebagian lagi
asyik berfoya-foya

beberapa dari mereka
menebar huru hara
beberapa lagi
ditransfer uang dari negara
(yang punya akses saja)

sebagian elite
hanya banyak bicara
tong kosong belaka
beberapa lagi
diganjar kursi jabatan
(yang sedang hoki saja)

dua-tiga orang
merasa girang
di antara mereka
mulai menjajal ingar bingar kota

satu di antaranya
mulai parlente
bergaya semau gue

sedang aku duduk di pojok peradaban
di hadapanku terhampar hening
di layar laptop yang mulai overheat

di atas meja kerja itu
kutulis sunyi-sunyiku

bagaimana?
apa kamu senang membacanya?
tak mengapa, aku senang membuatnya.

Februari 2022

 

Ahmad Soleh
Ahmad Soleh Penulis, Editor, dan Pedagang Buku. Punya akun Instagram namanya @ahm_soleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email