Fiksi & Puisi

Malam dan Perempuan Limapuluh Tahun

Perempuan itu berusia lima puluh tahun, dan waktu seolah berhenti mengenalnya setelah angka itu melekat pada dirinya. Ia tidak menikah, tidak...
Pitrus Puspito Pitrus Puspito
2 min read

Anak-Anak Pak Karmin

Sudah lama air menetes dari langit-langit yang bocor, membasahi lantai kayu dan kursi-kursi tua. Kabut tipis dan hawa lembap menyelimuti membuat...
Palito - Palito -
5 min read

Kepada Ibu dan Puisi Lainnya

ANJING-ANJING anjing-anjing di langit hitam menari-nari tubuhnya pucat seperti terbuat dari sebagian api putih jatuh satu per satu bagai biji hujan...
Muhammad Syahroni Muhammad Syahroni
44 sec read

Doa yang Panjang Sekali dan Puisi Lainnya

Doa yang Panjang Sekali aku berdoa panjang sekali. kalimatnya runtut, tata bahasanya rapi. tapi langit tetap bening, tak ada hujan jawaban....
Salman Alade Salman Alade
1 min read

Kau Terjemahkan Malam dan Puisi Lainnya

Kau Terjemahkan Malam Kau terjemahkan malam dengan tubuhmu Angin menelanjangimu dan bintang-bintang merekah di puting payudaramu yang takkan selesai memberi umur...
Zajima Zan Zajima Zan
1 min read

Sekolah Maut dan Puisi Lainnya

Seragam Pelindung  ​Di pundaknya ada pangkat yang gagah, Di tangannya ada kuasa yang tumpah. Katanya pelindung, katanya pengayom, Tapi mengapa bocah...
Fitri Rusandi Fitri Rusandi
39 sec read

Huruf-Huruf di Antara Namaku dan Puisi Lainnya

Huruf-Huruf di Antara Namaku Aku merawat retak dengan waktu yang lama memasung malam di bawah cahaya lilin menghitung angka-angka yang patah...
Ilham Nuryadi Akbar Ilham Nuryadi Akbar
56 sec read

Rahasia Pil Awet Muda

Aku tidak mau bertemu siapapun, kecuali dia. Seorang perempuan muda dengan rambut hitam sepinggang yang ujungnya bergelombang. Saat pertama kali bertemu...
Tantri DP Tantri DP
7 min read

Tugas Negara

Selama berhari-hari ini Hamzah selalu ketakutan setiap bangun pagi. Tiap kali alarmnya berbunyi, ia melompat kaget. Terkesiap karena azan subuh tahu-tahu...
Sarah Monica Sarah Monica
8 min read

Nenekku Ingin Membunuh Presiden

“Mati kau, Bambang! Mati kau!” Teriakan itu menyambutku sebelum aku sempat melepas sepatu. Di ruang tengah yang berbau apek campuran aroma...
Rizal Nurhadiansyah Rizal Nurhadiansyah
7 min read